Ketua Komisi Pertahanan, Parlemen Rusia mengusulkan pembentukan sebuah aliansi militer baru selain Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO, yang dianggotai Rusia, Cina, India dan Iran untuk memerangi terorisme.
United Press International (19/8) melaporkan, Vladimir Komoedov, Ketua Komisi Pertahanan Parlemen Rusia, Jumat (19/8) menuturkan, sudah tiba waktunya untuk membentuk sebuah aliansi militer non-NATO untuk memerangi terorisme dengan dianggotai Rusia, Cina, India dan Iran.
Ia menambahkan, aliansi ini dapat mengalahkan kelompok-kelompok teroris di kawasan Timur Tengah.
Menurut Vladimir Komoedov, keempat negara ini bukan saja punya kapasitas militer, juga memiliki pengaruh politik yang besar.
Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Kamis (18/8) di Moskow mengatakan, perundingan Rusia, Iran dan Turki terkait krisis Suriah dan kawasan, efektif. - ParsToday
Aug 22, 2016
Rusia Akan Membentuk Pakta Pertahanan Tandingan NATO
Berita Lainnya
- 6 TANK TENGGELAM DI SUNGAI LUHANSK
- FINLANDIA SIAP BERPERANG JIKA DISERANG RUSIA SAAT GABUNG NATO
- TENTARA INGGRIS DIKIRIM KE UKRAINA
- KAPAL PENDARAT TERLIHAT DI DEKAT PULAU ULAR
- AMERIKA SERIKAT KIRIM SENJATA BESAR-BESARAN KE FINLANDIA BERSIAP HADAPI RUSIA
- RUDAL BRIMSTONE INGGRIS DISITA DI UKRAINA
- RUSIA MEMBUAT RUDAL HIPERSONIK GENERASI TERBARU
- DRONE BAYRAKTAR TB2 MENYERANG KAPAL PENDARATAN AMFIBI DI LAUT HITAM

