Social Icons

May 18, 2022

PASUKAN PMC "WAGNER" MENGGAGALKAN AKSI KUDETA DI MALI

KABAR MILITER DUNIA

NATO mencoba membantu sekelompok militer lokal untuk melakukan kudeta di Mali, di mana pasukan PMC "Wagner" ditempatkan.

PASUKAN PMC "WAGNER" MENGGAGALKAN AKSI KUDETA DI MALI

Pada malam 12 Mei di Mali, sekelompok militer lokal, tentara bayaran asing, dan unit dari negara-negara NATO mencoba mengatur kudeta di negara itu. 

Namun demikian, mungkin berkat pasukan PMC Wagner yang ditempatkan di wilayah republik Afrika ini, rencana Barat digagalkan. Ini dilaporkan oleh otoritas negara Afrika.

Saat ini, pihak berwenang Mali mencurigai Prancis atas apa yang terjadi, mencatat bahwa hanya negara ini yang tertarik pada perubahan kekuasaan di wilayah negara Afrika.

“Upaya kudeta terjadi pada malam 11-12 Mei dan “didukung oleh negara Barat,” mengikuti dari sebuah pernyataan oleh cabang eksekutif Mali. Detail penting: para prajurit ini “didukung oleh negara Barat,” kata Abdoulaye Maiga, yang mengatakan bahwa tujuan mereka adalah “mematahkan dinamika kelahiran kembali” Mali. Tidak ada negara yang disebutkan, tetapi dalam beberapa jam mendatang semua mata mungkin akan tertuju pada Prancis. Kemarin, mitra Mali lainnya, Paris menjadi musuh bebuyutan rezim Assimi Goita. Pada hari Jumat, 13 Mei, demonstrasi yang menyerukan diakhirinya "kehadiran militer Prancis" masih diselenggarakan di ibu kota Mali, yang direncanakan dalam beberapa bulan, di mana demonstrasi masih diselenggarakan untuk mendukung pihak berwenang dan kemitraan Rusia" , - melaporkan publikasi "Jeune Afrique".

Beberapa bulan yang lalu, unit PMC Wagner dipindahkan ke wilayah Mali, seperti yang dilaporkan oleh otoritas republik Afrika ini. Ini tidak mengecualikan kemungkinan bahwa tentara bayaranlah yang membantu pasukan pemerintah Mali untuk menghindari kudeta.


~ Kabar Militer Dunia

Dec 24, 2016

Presiden Gambia Tolak Mundur, Negara Afrika Barat Siaga 1

presiden-gambia-tolak-mundur-negara-afrika-barat-siaga-1
Blok regional Afrika Barat, ECOWAS menyatakan pasukan negara-negara Afrika barat saat ini dalam kondisi siaga satu. Pasukan ini sewaktu-waktu bisa dikirim ke Gambia, untuk memaksa presiden negara itu, Yahya Jammeh tetap menolak untuk mundur.

Jul 16, 2016

India Evakuasi Warganya dari Sudan Selatan

Pemerintah India bertindak cepat dengan mengevakuasi 154 warganya di Sudan Selatan yang sempat dilanda perang. Seperti diketahui, akhir pekan lalu, bentrokan bersenjata sempat pecah di Sudan Selatan dan menewaskan ratusan orang.

Penerbangan pertama Angkatan Udara India yang membawa 154 warga India mendarat dengan selamat di Thiruvananthapuram, Kerala, Jumat (15/7/2016). Selain mengangkut ratusan warga

May 8, 2015

Senegal Kirim 2.100 Prajurit Gabung Koalisi Arab Saudi

Okezone – Koalisi negara-negara Teluk pimpinan Arab Saudi tampaknya akan kedatangan bantuan dari negara di wilayah Afrika Barat, yakni Senegal. Hal itu, berdasarkan keputusan yang telah dibuat Presiden Senegal Macky Sall.

Berdasarkan keterangan Menteri Luar Negeri (Menlu) Senegal, Mankeur Ndiaye, setelah Presiden Sall kembali dari kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi bulan lalu, dia mengatakan akan mempertimbangkan permintaan Arab Saudi untuk mengirim 2.100 prajurit Senegal bergabung dengan Koalisi Arab Saudi.
“Koalisi Arab Saudi juga memiliki tujuan untuk melindungi dan mengamankan tempat-tempat suci Islam, seperti Madinah dan Makkah,” ujar Menlu Senegal, Mankeur Ndiaye, seperti dikutip Sydney Morning Herald, Rabu (6/5/2015).

Apr 7, 2015

Militer Kenya Bombardir Basis Al-Shabab di Somalia

Ilustrasi
Sindonews - Militer Kenya disebut-sebut telah melakukan serangan udara terhadap basis militan al-Shabab di Somalia. Serangan ini berlangsung hanya beberapa hari setelah kelompok tersebut melakukan serangan di sebuah Universitas di Garissa, Kenya, yang menewaskan 150 orang.

Feb 21, 2015

Boko Haram Kembali Lakukan Serangan Mematikan di Nigeria

Militan Boko Haram telah menewaskan sedikitnya 21 orang dalam serangkaian serangan di dekat desa Chibok di Nigeria utara, menurut berbagai sumber kepada sejumlah media hari Jumat.

Para pemberontak Boko Haram dilaporkan melarikan diri dari ofensif pemerintah ketika melakukan penyerbuan terhadap sedikitnya dua desa.

Feb 20, 2015

Nigeria Lakukan Serangan Udara terhadap Militan Boko Haram



voaindonesia - Militer Nigeria mengatakan melakukan serangan udara hari Kamis yang menarget markas-markas Boko Haram di Nigeria timur laut dan menewaskan "sejumlah besar" militan.

Militer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Angkatan Udara Nigeria menargetkan kamp pelatihan Boko Haram dan gudang senjata di hutan Sambisa dan kota Gwoza, dua kubu pertahanan Boko Haram.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...