Subversif pada awalnya sebuah istilah militer
dan mengacu pada aksi serta aktifitas ilegal anti kepentingan negara.
Tujuan utama dari aksi ini adalah menggulingkan pemerintahan yang
berkuasa. Subversi merupakan salah satu cabang dari perang ireguler. Ada
definisi lain mengenai subversi yang mengacu pada perubahan sistem
politik sebuah negara atau menciptakan perubahan mendasar dalam
nilai-nilai sebuah pemerintahan.
Jun 14, 2016
Strategi Perang Modern Negara Imperialisme dalam Menguasai Dunia (bag. 4)
Setelah runtuhnya sistem bipolar dan berakhirnya Perang Dingin, kekuatan-kekuatan hegemoni mulai meninggalkan cara-cara lama untuk menguasai dunia dan merealisasikan tujuan-tujuannya. Mereka sekarang memilih perang lunak ketimbang menggunakan sarana materi. Metode perang lunak untuk pertama kali diuji coba di Eropa Timur pada dekade 1980-an. Para pejabat Amerika Serikat mampu mendorong – dengan dukungan media, lembaga sosial, dan organisasi non-pemerintah – terbentuknya gerakan sipil demokratik.
Strategi Perang Modern Negara Imperialisme dalam Menguasai Dunia (bag. 3)
Sebelumnya telah kami jelaskan tentang esensi dari perang lunak dan komponen perang jenis ini. Media perang lunak beragam bentuknya dan setiap sarana perang ini memiliki karakteristik tersendiri. Selain itu, media ini juga memiliki fasilitas dan kegunaan sesuai dengan kapasitasnya. Namun yang terpenting adalah mana medan perang lunak dan mana kelompok yang menjadi target utama perang jenis ini?
Strategi Perang Modern Negara Imperialisme dalam Menguasai Dunia (bag. 2)
Salah satu karakteristik unggul perang lunak adalah mengabaikan gesekan fisik selama pertempuran. Perang lunak termasuk bagian dari perang budaya. Musuh di perang lunak berusaha merampas dan menguasai ideologi serta nilai-nilai sebuah bangsa. Penguasaan emosi dan ideologi merupakan tujuan utama perang lunak dan ketika tujuan ini tercapai, sejatinya front seberang (target) akan berubah menjadi bagian dari penyerang.
Strategi Perang Modern Negara Imperialisme dalam Menguasai Dunia (bag. 1)
Parstoday - Salah satu fenomena yang senantiasa mengancam umat manusia sejak awal adalah perang. Sejarah membuktikan bahwa realita ini bahwa tidak ada era dan zaman di sejara umat manusia yang sepi dari kekerasan dan pertumpahan darah akibat peperangan. Namun seiring dengan transformasi dan perkembangan masyarakat, perang, sarana, kualitas dan metodenya mengalami pergeseran.
Subscribe to:
Posts (Atom)




