Social Icons

Aug 10, 2016

Serangan Udara Saudi Tewaskan 33 Warga Sipil Yaman

serangan-udara-saudi-tewaskan-33-warga-sipil-yaman
Setidaknya 30 warga sipil tewas dalam jet tempur Saudi yang menarget beberapa provinsi Yaman dalam pelanggaran terang-terangan dari gencatan senjata yang ditengahi PBB.

Pada hari Selasa, jet tempur Saudi membom beberapa sasaran di ibukota, Sana’a, termasuk pabrik makanan. Setidaknya 14 orang, termasuk tiga karyawan pabrik, telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan itu, Televisi al-Masirah Yaman melaporkan.

Rusia Siap Operasikan Mig-29 dari Laut Mediterania

rusia-siap-operasikan-mig-29-dari-laut-mediterania
Rusia Aircraft Carrier, Admiral Kuznetsov, sedang mempersiapkan penerbangan jet tempur pemburu terbaru Rusia untuk memulai dari dekat pantai Suriah, seorang perwira senior angkatan laut Rusia mengumumkan pada hari Senin, kutip Sputnik.

“Ada kebutuhan untuk meluncurkan sistem sebelum kapal perang memasuki laut Mediterania dan harus bersiap-siap untuk memulai misi jet tempur Mig-29 pada akhir 2016,” media berbahasa Arab mengutip seorang perwira angkatan laut Rusia yang tidak disebutkan namanya mengatakan pada hari Senin.

Aug 8, 2016

Enam Pesawat Tu-22M3 Rusia Bombardir Markas ISIS

Enam pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3 Rusia membombardir pos komando dan fasilitas lain kelompok ISIS di sebelah timur dan barat laut Palmyra, Suriah, pada hari Senin (8/8/2016). Serangan udara terbaru Rusia di Suriah ini disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia.

”Pada tanggal 8 Agustus, 2016, enam (pesawat) pengebom jarak jauh Tu-22M3 yang lepas landas di Rusia menjalankan serangan amunisi berdaya ledak tinggi yang terkonsentrasi pada target

150 Pejabat Publik Filipina Diminta Menyerah

Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta 150 pejabat publik yang diduga terlibat jaringan narkoba untuk menyerah guna kepentingan penyelidikan. Pejabat publik itu termasuk hakim, walikota, anggota parlemen, hingga polisi dan personil militer.

"Semua anggota militer dan polisi yang melekat pada orang-orang ini (pengedar narkoba), Saya memberikan Anda waktu 24 jam untuk melapor ke unit indukmu atau Saya akan menghantam Anda. Saya akan memecat Anda dari kesatuan," kata Duterte dalam pidato di sebuah kamp militer di Davao Selatan seperti dikutip dari NBC News, Senin (8/8/2016).

Duterte mengatakan daftar nama politisi, hakim dan penegak hukum yang diberikan kepadanya oleh militer dan polisi bisa saja benar dan bisa juga salah. Meski begitu, ia memiliki kewajiban untuk mengungkapkan kepada publik bagaiman masalah narkoba telah begitu meluas. Baginya, masalah narkoba di Filipina sudah seperti pandemi.

"Tidak ada proses hukum di mulut saya. Anda tidak bisa menghentikan Saya dan Saya tidak takut bahkan jika Anda mengatakan bahwa saya akan berakhir di penjara," tegasnya.

Perang terhadap narkoba yang didengungkan Duterte telah meningkatkan jumlah korban tewas akibat aksi penembakan. Tercatat lebih dari 400 tersangka banda dan pengedar obat bius tewas dan lebih dari 4.400 orang ditangkap lebih dari sebulan sejak ia menjabat sebagai presiden. Selain itu, hampir 600 ribu orang telah menyerahkan diri kepada pihak berwenang, berharap untuk menghindari pembunuhan.

Takut Dihabisi Duterte, 48 Pelindung Gembong Narkoba Menyerah

Sebanyak 27 wali kota dan 31 petugas polisi di Filipina menyerahkan diri ke kantor polisi pusat di Manila pada Senin (8/8/2016), setelah nama mereka masuk daftar pejabat pelindung gembong narkoba. Mereka takut setelah diancam akan dihabisi Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.

Duterte telah jadi sorotan dunia atas kebijakan perang melawan narkoba dengan cara membunuh setiap orang yang terlibat penyalahgunaan narkoba, baik pengguna maupun bandar atau gembong.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...