Penduduk distrik Nabil dan Zahra di bagian utara Rif Aleppo, Suriah, bersuka ria atas keberhasilan tentara pemerintah dan sekutunya membebaskan dua wilayah itu dari kepungan kelompok-kelompo teroris yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun.
Pembebasan dua wilayah menjadi prestasi besar bagi tentara Suriah, termasuk karena telah memutus jalur utama suplai kawanan bersenjata antara Aleppo dan Turki serta membuat markas-markas penting kawanan itu terkepung.
Seperti dilansir al-Alam, Kamis (4/2), lembaga Observatorium Suriah untuk HAM menyebut pembebasan itu sebagai kemajuan terbesar yang terjadi di provinsi Aleppo sejak tahun 2012 dan menjadi tekanan bagi kawasan-kawasan yang dikuasai kawanan bersenjata di dalam kota Aleppo.
Usai pembebasan dua distrik tersebut pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya segera membebaskan distrik Marasat Khan, menjumpai komite-komite rakyat di sana dan mengepung distrik Mayer dari arah selatan, timur dan barat.
Pembebasan distrik Nabil dan Zahra tampak mengecewakan Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri AS John Kerry menuding pemerintah Suriah dan Rusia berusaha menyelesaikan krisis melalui jalur militer dan mengabaikan jalur diplomatik.
Dia mengatakan bahwa serangan udara Rusia ke kota Aleppo sangat mengusik upaya perdamaian. Menurutnya, serangan Rusia itu ditujukan bukan kepada kepada kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), melainkan terhadap kubu oposisi Suriah.
Kecaman terhadap militer Suriah juga dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius. Dia menilai kepungan pasukan Suriah terhadap kelompok-kelompok oposisi bersenjata di kota Aleppo ditujukan untuk menekan kota tersebut. - liputan islam
Feb 5, 2016
Tentara Suriah Membebaskan Kota Strategis Nubl dan Al Zahrah
Berita Lainnya
- Senator AS: MI6 Inggris Sedang Rancang Serangan Kimia di Suriah
- Rusia Siap Serang Basis Militer AS di Suriah
- Rusia: Operasi Militer Skala Penuh di Ghouta Segera Dilakukan
- Hizbullah Miliki 70.000 Rudal di Suriah, Sasaran Israel
- Erdogan: AS Harus Segera Hengkang dari Suriah
- Rusia: AS Harus Keluar dari Suriah
- Bom Bunker-Buster Rusia Hancurkan Markas White Helmets
- Rusia Coba 162 Senjata Canggih Baru dalam Perang Suriah

