Seorang penyiar berita stasiun televisi (TV) Kremlin, Svezda, menyebut kedatangan armada kapal induk Admiral Kuznetsov di Selat Inggris telah membuat militer Angkatan Laut Inggris takut. Klaim ini sebagai ledekan untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya ahli militer Rusia menyebut militer Inggris lemah.
Armada kapal induk Rusia itu melewati Selat Inggris pada Jumat (21/10/2016) saat melakukan perjalanan ke Laut Mediterania untuk misi militer di Suriah.”NATO takut dengan kapal Rusia yang bergerak menuju Suriah,” kata penyiar televisi Kremlin bernama Vladimir Mukhin tersebut.
Mukhin juga menulis ledekannya itu di sebuah kolom di Nezavisimaya Gazeta berjudul; ”Admiral Kuznetsov, Inggris takut”.
Pyotr Klintsevich, wakil pertama dari Komite Pertahanan dan Keamanan Senat Rusia memastikan armada kapal induk Admiral Kuzentsov siap tempur Suriah.
”Kami memahami bahwa kapal tersebut bersenjata, dan bahwa mereka tidak hanya pergi untuk berjalan-jalan dengan tongkat,” ujarnya ”Fakta bahwa saat ini kapal-kapal militer, termasuk sebuah kapal kelas satu, maju. Itu bagian dari tugas pelatihan tempur.”
Perdana Menteri Theresa May mengutuk keputusan Rusia untuk menyebarkan kapal induk ke Suriah. “Kami harus menunjukkan bahwa sikap Eropa kuat dan bersatu dalam menghadapi agresi Rusia,” katanya, seperti dkutip Mail Online, Jumat (21/10/2016).
”Inggris telah menempatkan tindakan Rusia di Suriah dalam agenda KTT ini. Kami harus terus bekerja sama dan itu penting bahwa kita bekerja sama untuk terus menekan Rusia untuk menghentikan kekejaman mengerikan yang, kekejaman memuakkan di Suriah.” - Sindo
Oct 22, 2016
Kapal Induk Rusia Bikin Inggris Takut
Berita Lainnya
- Tegang, Rusia Diyakini Bakal Kirim Kapal Induk Dekati Inggris
- Rusia Bakal Teken Kesepakatan Pasok S-400 ke India
- Pilot Inggris Diperbolehkan Tembak Jatuh Jet Rusia di Suriah
- Menlu Inggris : Putin Penjahat Perang
- Pasukan Khusus Inggris yang Beroperasi di Suriah
- PM Inggris Ancam Serang Rusia dengan Nuklir
- Operasi Agen Rahasia AS, Inggris, Perancis di Suriah
- Inggris Akan Gandakan Kekuatan Di Timur Jauh

