Presiden Iran Hassan Rouhani turut memberikan komentar mengenai dua calon Presiden Amerika Serikat (AS) saat ini. Rouhani menyebut, warga AS diberikan pilihan yang jelek dan buruk dalam pemilu kali ini.
Di mata Rouhani, Donald Trump ataupun Hillary Clinton sama buruknya. Dia juga menyebut debat capres AS yang berlangsung beberapa waktu lalu menunjukan bahwa kurangnya moralitas di AS.
"Amerika mengklaim memiliki lebih dari 200 tahun demokrasi, dan mereka telah melakukan 50 kali pemilihan Presiden, tapi tidak ada moralitas di negara itu," kata Rouhani dalam pidato yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah.
"Anda melihat debat Presiden, bagaimana mereka berbicara , bagaimana mereka menuduh dan mengejek (satu sama lain)," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (23/10).
Rouhani mengatakan, beberapa kepala negara telah bertanya kepada dirinya mengenai dua capres AS, saat dia menghadiri Sidang Umum DK PBB. Dia mengatakan para kepala itu menanyakan mana yang lebih ia sukai, Hillary atau Trump, dan ia menjawab tidak ada.
"Saya lalu mengatakan, apakah saya harus harus memilih antara yang buruk dan lebih buruk atau lebih buruk dan buruk kepada mereka," tukasnya. - Sindo
Oct 24, 2016
Presiden Iran: Pemilu AS Tawarkan Calon Presiden yang Jelek dan Buruk
Berita Lainnya
- Iran: AS dan Eropa Harus Hancurkan Senjata Nuklir Mereka
- Dubes Iran: Israel Tidak Bisa Semaunya Lagi
- Apakah Perang Dunia 3 di Masa Presiden USA Donald Trump ?
- Iran Tutup Seluruh Konsulatnya di Turki
- Pesawat Tempur Siluman F-35B Lightning II Terjatuh
- EFEK KERUSAKAN HOWITZER M777 AMERIKA YANG DIKIRIM KE UKRAINA
- AMERIKA SERIKAT KIRIM SENJATA BESAR-BESARAN KE FINLANDIA BERSIAP HADAPI RUSIA
- NBC NEWS: MILITER AS MEMBANTU UKRAINA DALAM MENARGETKAN RUDAL DI LAUT HITAM

