Hubungan Amerika dengan Turki semakin panas saja paska pecahnya kudeta gagal yang oleh Turki disebut didukung Amerika. Sebuah pangkalan militer Amerika di Turki terbakar tidak lama setelah media pendukung Presiden Erdogan menunjuk hidung seorang jendral Amerika terlibat dalam kudeta.
Veterans Today melaporkan, Senin (25 Juli), media pendukung Presiden Erdogan, Yeni Safak, pada hari Minggu (24 Juli) menyebutkan nama disertai foto
Jendral John F. Campbell sebagai perancang kudeta bersama pelarian politik Turki di Amerika, Fethullah Gullen. Jendral Campbell adalah Asisten Keamanan Panglima NATO.
Beberapa jam setelah munculnya laporan itu, pangkalan militer Amerika-NATO di Izmir terbakar hebat selama berjam-jam, meski sejumlah besar pemadam kebakaran, termasuk helikopter, dikerahkan. Veterans Today menyebut kebakaran itu sebagai 'kemungkinan sabotase' oleh kelompok-kelompok angi-Amerika di Turki.
Sebelumnya pada minggu lalu, Rabu (20 Juli), tiga personil militer Amerika dikeroyok sekelompok orang, demikian media-media lokal menyebutkan. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tengah dalam situasi yang sangat serius.
Polisi tengah menyidiki rangkaian peristiwa ini, sementara media-media setempat juga menyebutkan adanya kaitan peristiwa ini dengan sentimen anti-Amerika paska kudeta gagal.
Pangkalan militer Amerika yang terbakar diketahui tidak menyimpan sebagian dari 90 senjata nuklir taktis Amerika di Turki. Semua senjata nuklir itu diketahui disimpan di pangkalan udara Incirlik di selatan Turki. Aparat keamanan Turki sempat mengepung dan menggeledah pangkalan terakhir ini setelah diketahui komandan pangkalan ini terlibat dalam kudeta dan sejumlah pesawat tempur dan helikopter yang terlibat dalam kudeta tinggal landas dari pangkalan ini.
Jul 27, 2016
Turki-Amerika Makin Panas, Pangkalan Amerika Terbakar
Berita Lainnya
- RATUSAN UNIT PERALATAN MILITER DAN TENTARA AMERIKA TERLIHAT DI UKRAINA BARAT
- PESAWAT TEMPUR F-16 AMERIKA TERLIHAT DI LEPAS PANTAI UKRAINA
- Amerika Ingin Uji Coba Senjata Nuklir ditengah Ketegangan dengan China
- AS Ingin Keluar dari Perjanjian Open Skies, China Beri Peringatan
- Diincar 4 Kapal Perang AS, 5 Tanker Iran Dikawal Militer Venezuela
- Amerika bikin Rudal Super Duper Penakluk Rusia
- Virus Corona Menyerang lagi Awak Kapal Induk Amerika Serikat
- Memanas !, German desak Amerika Tarik Semua Senjata Nuklirnya

