Drone bernama Mohajem 92 itu mempunyai daya tahan penerbangan selama 6 jam dan mampu terbang dengan kecepatan 200 kilometer per jam di atas permukaan laut.
Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF) pada Rabu kemarin, 24/09/15, meluncurkan drone baru buatan dalam negeri dengan kisaran terbang 500 kilometer.
Drone bernama Mohajem 92 itu mempunyai daya tahan penerbangan selama 6 jam dan mampu terbang dengan kecepatan 200 kilometer per jam di atas permukaan laut.
Drone baru itu memiliki berat 80 kilogram dan dapat melakukan operasi dalam radius 100-km.
Drone tersebut ditunjukkan kepada publik untuk pertama kalinya dalam Pameran Aerial yang sedang berlangsung di Tehran mulai Selasa kemarin.
Versi lama yang pernah ditampilkan di Tehran adalah drone pengintai, dan bukan merupakan pesawat tempur. Namun, ada kemungkinan versi militer juga akan diproduksi berdasarkan kebutuhan Angkatan Darat.
Republik Islam saat ini mampu memproduksi dan memiliki berbagai jenis UAV yang dapat digunakan untuk tujuan sipil dan militer.
Kembali pada bulan Mei 2014, Iran juga menciptakan drone RQ-170 milik AS yang diresmikan dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Sayid Ali Khamenei.
Para ahli IRGC untuk angkatan Udara memproduksi drone siluman canggih itu melalui reverse engineering. Pada tanggal 4 Desember 2011, Drone AS buatan Lockheed Martin RQ-170 sentinel diturunkan dengan mulus oleh pasukan Iran di dekat kota Kashmar di timur laut Iran. - Islam Times
Sep 25, 2015
Iran Pamerkan Drone Tempur Baru dengan Kecepatan 200km/Jam
Berita Lainnya
- Iran Tutup Seluruh Konsulatnya di Turki
- Presiden Iran: Pemilu AS Tawarkan Calon Presiden yang Jelek dan Buruk
- Naim Qassem Menjadi Pemimpin Baru Hizbullah
- Perang Hacker antara Iran dan Israel, 300 Website Israel di Kuasai
- Media China : Iran Meniru Banyak Model Senjata Rusia
- Diincar 4 Kapal Perang AS, 5 Tanker Iran Dikawal Militer Venezuela
- Israel Belum Kuat untuk Usir Iran dari Suriah
- Iran Membangun Bunker Rudal Canggih di Suriah

