Menteri Luar Negeri Qatar Khaled al-Attiyah menyebut kebijakan yang diambil Presiden Rusia Vladimir Putin adalah sebuah kesalahan. Kebijakan Putin yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, menurut Khaled, justru membuat masalah di Suriah bisa semakin pelik.
Dirinya berujar, bahwa Assad yang terus-menerus mendapat dukungan dari Putin adalah masalah sebenarnya di Suriah. Oleh karena itu, harusnya Putin membujuk Assad untuk mundur sebagai Presiden, dan bukannya memberikan bantuan militer kepada pemimpin Suriah itu.
"Tidak ada yang bisa menolak panggilan Putin untuk membentuk aliansi melawan terorisme. Tapi, kita harus menyelesaikan penyebabnya. Kami sangat percaya bahwa rezim Suriah, yaitu Bashar al-Assad, adalah penyebab sebenarnya dari konflik di negara tersebut," ucap Khaled, seperti dilansir Reuters pada Selasa (29/9/2015).
Qatar sendiri merupakan bagian dari koalisi internasional melawan ISIS di bawah pimpinan Amerika Serikat (AS). Sama halnya dengan sekutunya AS lainnya, Qatar merupakan oposisi kuat dari pemerintah Suriah dibawah Assad.
Sebelumnya, hal senada juga sempat diutarakan oleh Presiden AS Barack Obama, kala melakukan pertemuan dengan Putin. Sama halnya dengan Khaled, Obama menyebut Assad adalah masalah sebenarnya dari Suriah.
Obama dalam pertemuan dengan Putin menegaskan posisi Washington, Assad harus lengser dengan alasan negara itu tidak bisa stabil jika Assad masih berkuasa. - sindo
Sep 29, 2015
Menteri Luar Negeri Qatar : Putin Telah Buat Kesalahan dengan Dukung Assad
Berita Lainnya
- 6 TANK TENGGELAM DI SUNGAI LUHANSK
- FINLANDIA SIAP BERPERANG JIKA DISERANG RUSIA SAAT GABUNG NATO
- TENTARA INGGRIS DIKIRIM KE UKRAINA
- KAPAL PENDARAT TERLIHAT DI DEKAT PULAU ULAR
- AMERIKA SERIKAT KIRIM SENJATA BESAR-BESARAN KE FINLANDIA BERSIAP HADAPI RUSIA
- RUDAL BRIMSTONE INGGRIS DISITA DI UKRAINA
- RUSIA MEMBUAT RUDAL HIPERSONIK GENERASI TERBARU
- DRONE BAYRAKTAR TB2 MENYERANG KAPAL PENDARATAN AMFIBI DI LAUT HITAM

